Babinsa Tanah Tumbuh Perkuat Komsos, Jalin Silaturahmi dan Bangun Kemitraan dengan Warga Babinsa Muara Bungo Tegaskan Larangan Bakar Lahan, Ingatkan Dampak dan Sanksi Hukum Babinsa Koramil 416-03/Kembali Turun Langsung Ke Sawah Pantau Pertimbangan Padi di Wilayah Binaannya Senyum Bapak Maskur Hanapi Kian Merekah, Rumahnya Mulai Dicat Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute Sebelum Bertugas, Satgas TMMD Bantu Orang Tua Asuh Memasak, Kehangatan TNI dan Warga Kian Terasa

Home / Berita / Kegiatan Dandim

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:36 WIB

Bangkit dari Terjangan Banjir, Jembatan Rantau Duku Kembali Menghubungkan Asa

DCIM101MEDIADJI_0148.JPG

DCIM101MEDIADJI_0148.JPG

Kodim0416bute.co.id, Bungo – Derasnya arus banjir yang melanda Sungai Batang Bungo pada tahun 2023 menyisakan luka bagi warga Desa Rantau Duku, Kecamatan Rantau Pandan. Jembatan gantung sepanjang 100 meter yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat hanyut dan rusak. Sejak saat itu, warga harus memutar jauh, menembus jalur alternatif yang lebih panjang dan berisiko, terutama para petani yang setiap hari mengangkut hasil kebun.

Namun kini, harapan itu kembali terajut, Bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat ditunjukkan oleh Kodim 0416/Bungo Tebo dengan membangun kembali jembatan gantung tersebut. Pembangunan yang dimulai sebagai respons atas kesulitan rakyat ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol hadirnya negara di tengah masyarakat.

Jembatan yang Menghidupkan Ekonomi, Jembatan gantung di Desa Rantau Duku bukan hanya penghubung dua wilayah, melainkan jalur utama distribusi hasil perkebunan warga. Tanpa jembatan itu, aktivitas ekonomi desa berjalan terseok-seok.

Dandim 0416/Bungo Tebo, Letkol Inf Yudi Susanto Yudhanto, S.E., M.A.P menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah teritorial.

“Jembatan ini sangat vital bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Kami optimistis pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu sehingga masyarakat segera kembali menikmati akses yang aman dan layak,” ujarnya.

Perkembangan pembangunan jembatan gantung ini menunjukkan lonjakan yang signifikan. Berkat kerja keras tanpa mengenal waktu, progres pengerjaan kini telah mencapai 50 persen. Angka tersebut menjadi bukti nyata keseriusan dan komitmen personel di lapangan dalam mempercepat penyelesaian agar jembatan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Lembur untuk Rakyat, Demi mempercepat penyelesaian, personel Kodim 0416/Bungo Tebo melaksanakan pengerjaan lembur. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapten Inf Saiful Anwar, Danramil 416-01/Rantau Pandan.

Baca Juga  Babinsa Koptu R Situmorang Monitoring Lahan Ketahanan Pangan Warga Desa Cermin Alam

Siang hingga malam, para prajurit tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab. Bagi mereka, ini bukan sekadar tugas, tetapi pengabdian.

Melalui Danramil 416-01/Rantau Pandan, Dandim menegaskan bahwa percepatan dilakukan agar masyarakat tidak terlalu lama menanggung dampak keterbatasan akses.

“Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan ini tepat waktu. Personel bekerja maksimal, bahkan lembur, agar jembatan ini segera dapat digunakan masyarakat,” tegasnya.

Seluruh proses pembangunan tetap mengedepankan kualitas konstruksi dan faktor keselamatan agar jembatan tahan terhadap kondisi cuaca dan debit sungai di masa mendatang.

Suara dari Desa, Datuk Rio/Kepala Desa Rantau Duku, Seh Kholik, menyampaikan apresiasi atas kepedulian TNI.

“Jembatan ini adalah akses utama warga, khususnya petani. Dengan dibangunnya kembali jembatan ini, aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah dan aman,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Bahtiar, salah satu petani setempat yang selama ini merasakan langsung dampak kerusakan jembatan.

“Dulu kami harus memutar jauh untuk membawa hasil kebun. Sekarang kami sangat terbantu. Ekonomi kami bisa kembali berjalan lancar,” ujarnya.

Lebih dari Sekadar Infrastruktur, Pembangunan jembatan gantung ini bukan hanya tentang baja, kabel, dan papan pijakan. Ia adalah simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di atas jembatan itu kelak, akan melintas harapan, roda ekonomi, serta kehidupan sosial masyarakat Desa Rantau Duku.

Ketika jembatan ini rampung, yang terhubung bukan hanya dua sisi sungai tetapi juga kepercayaan rakyat kepada negaranya.

Dan di sanalah makna sesungguhnya dari pengabdian itu berdiri kokoh.

Share :

Baca Juga

Berita

Babinsa Hadir di Garda Depan, Sinergi Lintas Sektor Perkuat Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Berita

“Demi Desa Maju, Babinsa Hadiri Musrenbangdus Perubahan 2025 di Sungai Lilin”

Berita

By Her Hand : Read Free Online

Berita

Babinsa Koramil 416-03/Sungai Bengkal Hadiri Upacara Penerimaan Tamu Penggalang Gerakan Pramuka

Berita

Babinsa Koramil 416-03/Sungai Bengkal Komsos Dengan Warga Binaan Untuk Pererat Keakraban

Berita

Son of a Witch | Download Book PDF

Berita

Panglima TNI Terima 650 Unit Ransus Maung dari Kemhan untuk Perkuat Pertahanan NKRI

Berita

Final Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Kebersamaan, Dandim 0416/Bute dan Forkopimda Gelar Nobar Bersama Masyarakat